Penyuluhan Paguyuban Pembuat Kue Rambutan Desa Lombok Wetan oleh Mahasiswa KKN

DESA LOMBOK WETAN 25/7/17. Komitmen pemerintah dalam percepatan pembangunan desa terus membuhkan hasil nyata. Gelontoran Dana Desa yang tahun ini mencapai 60 triliun dan tahun depan diharapkan 120 triliun dipastikan memberi dampak perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa. Tentunya seperti kabupaten Bondowoso yang saat ini merupakan kabupaten berkembang harus bekerja keras agar dapat bersaing untuk menjadi kabupaten dengan desa-desa yang sudah lepas dari status desa tertinggal.

Salah satunya dengan melakukan program program pemberdayaan masyarakat terutama dibidang perekonomian dalam hal ini produk-produk lokal semisal jajanan khas kabupaten Bondowoso.

Seperti di Desa Lombok Wetan kecamatan Wonosari yang saat ini mulai memberdayakan produk jajanan lokal yaitu kue rambutan. Diprakrsai oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Jember Kelompok 18 yang melakukan penyuluhan tentang pembuatan paguyuban pembuat kue rambutan di Desa Lombok Wetan.

Hal ini tentu mendapatkan respon positif dari masyarakat dan pemerintah Desa Lombok Wetan dan diharapakan kedepannya akan meningkatkan antusiasme masyarakat lainnya untuk mengembangkan produk unggulan desa lainnya.

Paguyuban tersebut tidak hanya mewadahi masyarakat yang bisa membuat kue rambutan akan tetapi untuk mereka yang mau belajar membuat jajanan khas Desa Lombok Wetan ini. Paguyuban yang dibentuk ini tentunya juga akan mengedepankan inovasi dan teknik pemasaran Kue Rambutan agar lebih dikenal khalayak luas yang nantinya akan berdampak pada penguatan ekonomi industri rumahan dan UKM (Usaha Kecil Menengah) sehingga diharapak tahap hidup dan daya beli masyarakat Lombok Wetan menigkat. (vi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *